Kemahasiswaan, Kaderisasi, dan Pembebekan
berawal dari acara swasta pada puncak PPAB angkatan 2006. swasta teriak-teriak, 2006 membebek. katanya mahasiswa sudah bisa menentukan arah geraknya sendiri, tapi kenapa masih harus membebek? katanya mahasiswa insan terpelajar, tapi kenapa cara bicaranya tak beda jauh dengan preman? katanya mahasiswa selalu menentang tirani, tapi kenapa justru mereka yang membuat tirani?
merdeka. sudahkah kita merdeka? sudahkah kita bisa menentukan jalan hidup kita sendiri, bukannya masih membebek? sudahkah kita mempunyai jiwa orang merdeka? sudahkah pantas kita merdeka? atau proklamasi 1945 hanyalah kebohongan semata, karena kita masih terjajah, hanya terjerat dalam euforia kemerdekaan semu?
walaupun terlihat tua, ternyata sepertinya pepatah "Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya mangun Karsa, Tut Wuri Handayani" masih tetap berada dalam jiwa mudanya, tak usang tertutup zaman...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

1 comment:
nggak semua 'membebek' itu salah dan nggak semua merdeka itu bener bos! yang penting apa yang kita lakukan, sudah dipikirkan terlebih dahulu. perkara itu membebek atau tidak,itu bukan inti permasalahan. katanya mahasiswa merdeka, merdeka apa? merdeka berteriak2? merdeka melakukan seks bebas (meski gak semua mahasiswa gitu)? merdeka apa??
membebek juga, membebek macem mana dulu yang jelek? yang penting semuanya diperhitungkan dan dipikirkan masak2 terlebih dahulu.
btw, gw link bos!
Post a Comment