"Death is not the opposite of life; it exists as a part of them." ~Watanabe ,Norwegian Wood, Haruki Murakami)
Kematian mungkin buat sebagian orang adalah sesuatu yang amat sangat menakutkan. dalam catatan sejarah sudah tak terhitung banyak orang yang bercita-cita meloloskan diri dari kematian. mungkin sudah suratan takdir, keinginan untuk hidup selamanya mungkin sudah merupakan salah satu manifesto nafsu manusia. mulai dari nafsu untuk bertahan hidup, mendapat kesenangan, menguasai yang lain dan yang terakhir: ingin semuanya tidak pernah berakhir.
Kematian bukanlah hal terburuk di dunia sehingga harus mati-matian dihindari. masih ada hal yang lebih buruk dari kematian, salah satunya hidup. hidup dalam nista. hidup dalam penderitaan. ironis bukan? hidup yang seharusnya dinikmati malahan lebih buruk dari mati. ini bukan omong kosong. dalam kedokteran, ada istilah euthanasia, terminologi dari bahasa Yunani yang artinya "kematian yang baik". euthanasia digunakan untuk meringankan penderitaan yang ditanggung seseorang (atau binatang) dengan langsung mengirimnya ke alam baka.
Kadang-kadang juga seseorang rela mati demi sesuatu yang dia perjuangkan. para syuhada, martir, pahlawan, perampok, pemberontak, aktivis, atau apapun namanya rela mati demi sesuatu yang mereka perjuangkan. syuhada dan martir mati demi keyakinannya, pahlawan dan perampok rela mati juga demi keyakinannya, pemberontak dan aktivis juga rela mati demi sesuatu yang mereka yakini dari lubuk hatinya. kenapa mereka mau mati? karena mereka yakin bahwa sekalipun kematian akan mencabut nyawa mereka, segala pikiran dan keyakinan mereka akan tetap berbekas di dunia ini.
akhirnya, kematian bukanlah tragedi.
Malaikat: tidak ada tragedi, yang ada hanyalah Yang Tak Terhindarkan.
Elia : apa yang sementara?
Malaikat: Yang Tak Terhindarkan.
Elia : apa yang abadi?
Malaikat: pelajaran yang dipetik dari Yang Tak Terhindarkan
~Dialog antara Elia dan Malaikat, The Fifth Mountain, Paulo Coelho
Temukanlah makna dari kehidupan, bahkan dari kematian, karena mengingat kematian adalah menghargai kehidupan.

No comments:
Post a Comment